Delapan kurang.
Asap mengepul dari celah-celah nasi dan kanteri. Terasi dan bawang goreng pula memunculkan aroma menggoda tersendiri. Terakhir, tambahan penyedap rasa dan garam secukupnya, sedia memanjakan lidah. Diaduk-aduk sampai semuanya menyatu dengan sempurna.
Tok-tok-tok, "assalamu'alaikum..."
Aku melepaskan spatula, melongok ke ruang tengah. Tepat, nasi goreng selesai dibuat dan pelanggan pun datang.
"Oh, wa'alaikumsalam warohmatullah. Masuk pak." Masih dari dapur, aku mengebaskan telapak tangan dimana ada sedikit nasi masih menempel. Mematikan kompor, beranjak menghampiri mereka kemudian.
"Jadi........" Bla-bla-bla. Ditengah kesibukan dengan mereka berdua, datang seorang siswi SMAN 1 Sambas.
"Ngeprint bang," katanya ceria.
"Yep."
Meski pelajar itu telah lama pergi, dua bapak-bapak masih di Sentras. Malam semakin merangsek larut. Tapi apa benar 9 sudah layak dibilang larut? Entahlah. Sementara di sebelah rumah, permainan badminton tengah di gelar.
Selesai tak selesai, baru menghadapi nasi goreng spesial buatan sendiri jam setengah sepuluh. Segelas susu hangat menemani di samping. Uhaaa....BTW, alhamdulillah.
Ada saat-saat dimana kita harus agak kerja keras, kerja keras, dan harus kerja keras untuk kesuksesan.
WISMILAK (Wish Me Luck)
Asap mengepul dari celah-celah nasi dan kanteri. Terasi dan bawang goreng pula memunculkan aroma menggoda tersendiri. Terakhir, tambahan penyedap rasa dan garam secukupnya, sedia memanjakan lidah. Diaduk-aduk sampai semuanya menyatu dengan sempurna.
Tok-tok-tok, "assalamu'alaikum..."
Aku melepaskan spatula, melongok ke ruang tengah. Tepat, nasi goreng selesai dibuat dan pelanggan pun datang.
"Oh, wa'alaikumsalam warohmatullah. Masuk pak." Masih dari dapur, aku mengebaskan telapak tangan dimana ada sedikit nasi masih menempel. Mematikan kompor, beranjak menghampiri mereka kemudian.
"Jadi........" Bla-bla-bla. Ditengah kesibukan dengan mereka berdua, datang seorang siswi SMAN 1 Sambas.
"Ngeprint bang," katanya ceria.
"Yep."
Meski pelajar itu telah lama pergi, dua bapak-bapak masih di Sentras. Malam semakin merangsek larut. Tapi apa benar 9 sudah layak dibilang larut? Entahlah. Sementara di sebelah rumah, permainan badminton tengah di gelar.
Selesai tak selesai, baru menghadapi nasi goreng spesial buatan sendiri jam setengah sepuluh. Segelas susu hangat menemani di samping. Uhaaa....BTW, alhamdulillah.
Ada saat-saat dimana kita harus agak kerja keras, kerja keras, dan harus kerja keras untuk kesuksesan.
WISMILAK (Wish Me Luck)

0 Messages:
Posting Komentar